Posts Mentioning RSS Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • rizazmi 1:43 am on February 25, 2009 Permalink | Balas
    Tags: Laporan, Sosialisasi, UU ITE   

    Laporan Sosialisasi UU ITE 

    Kata sebuah pepatah: kecerdasan itu memancar. Kapan waktu pernah berkunjung ke kaskus, disana banyak sekali cacian, makian, hinaan dan meragukan kompetensi dan kapabilitas dar Mentri kita ini. Terlepas dari banyaknya hal-hal yang berbau ITS yang Saya lihat di Depkominfo, beliau tidak saya ragukan kapabilitasnya. Beberapa kali ikut semunar, dimana beliau sebagai keynote speakernya dan beberapa kali juga Saya sering terpesona dengan keynote beliau yang rata-rata tanpa naskah. Begitu cerdas? Ya kurang lebih seperti itu. Semua tersusun dengan baik, dan terpola. Jika kita mencatat apa yang beliau sampaikan, maka tidak akan kacau catatan itu karena pidato yang disampaikan begitu runut tertata.

    Di luar hal itu, kemaren Selasa, 24 Februari 2009 telah dilaksanakan Sosialisasi ke-8 UU ITE di lingkungan internal Depkominfo. Berikut Saya sarikan dari apa yang Saya tangkap. Terlepas dari kekurangan Saya dalam menyimak, berikut laporannya:

    (More …)

     
  • rizazmi 2:09 pm on February 18, 2009 Permalink | Balas  

    Kerja 

    Sudah hampir 11 bulan mengabdi kepada negara ini melalui Depkominfo. Ada hal enaknya tapi ada juga hal uenak banget *halah*. Bekerja menjadi PNS entah kenapa tidak terlalu membosankan untuk Saya yang sebenarnya tidak betah berlama-lama di satu pekerjaan atau cenderung cepat bosan. Banyak dinamika jadi PNS, bahkan ada yang baru sadar kalau dia sudah menadi PNS sudah 16 tahun (what the heck).

    Beberapa hal yang mungkin suasana PNS tidak terlalu membosankan:

    1. Dalam 1 minggu, saya tidak dilibatkan hanya pekerjaan itu-itu saja. Anggap lah kita mengangkat 1 gelas. Mungkin 1 menit, 2 menit itu ringan, tapi kalau sudah berhari-hari tentu saja akan menimbulkan penyakit. Hal itu pula yang mungkn menyebabkan kenapa bagi saya bekerja di swasta itu terlihat berat. Karena tidak ada dinamika. Setiap hari selalu di hadapkan dengan suatu rutinitas yang sama dan masalah yang terkadang tidak mengizinkan kita untuk tidak berhenti kalau tidak selesai. Berkebalikan dengan hal itu, dalam 1 minggu terkadang saya berada dalam sebuah rapat membahas hal-hal mengenai masukan untuk negara. Atau disisi lain, saya berada dalam suatu seminar, dinas luar ataupun hal lainnya. Waktu kita untuk menjeda suatu pekerjaan rumit pun ada. Kalau tidak salah tahap ini namanya tahap iluminasi. Seperti om Aristoteles dengan Eureka nya.
    2. Aktualisasi diri. Mungkin sederhana, tapi saya lebih bisa mengaktualisasikan diri.
    3. Waktu yang lebih lapang. Bertanggung jawab terhadap waktu yang ada, as long as my work done. Kalau belum selesai, diburu sampai malampun saya siap. Tapi, agaknya saya lebih bisa menggunakan waktu yang lebih banyak
    4. Kebebasan lebih banyak diberikan.
    5. Internet yang cepat. Haha, agaknya tidak masuk akal alasan ini. But, siapa yang tahan saat melakukan pencarian data dengan badwidht yang di cekek? atau saat mendownload attachment email yang selalu gagal di tengah jalan. Selain itu, kalau kerjaan usai, tinggal download film dari indowebster :)

    Terlepas dari waktu yang berjalan, saya lebih menyenangi waktu yang ada sekarang. Tidak terasa, memang sudah 11 bulan. Terlepas dari semuanya masuk PNS memang susah, akan tetapi gajinya kok juga malah susah. Semua serba anomali di Indonesia. Entah juga anggapan negatif kalau PNS adalah orang-orang malas. Tidak semuanya benar. Bombastis sekali media masa sekarang ini ya.

     
  • rizazmi 3:58 pm on February 17, 2009 Permalink | Balas  

    Dinamika Di Atas Bus Kota 

    Lebih dari satu tahun, atau mungkin sudah hampir 2 tahun semenjak pindah ke jakarta. Banyak suka-duka yang ada di jakarta. Secara statistik empiris, orang jakarta lebih banyak berada di dua tempat: 1. jalan; 2 ruang kantor. Hanya sedikit waktu berada di lingkungan rumah. Di kantor lah merupakan salah satu cara bagaimana kita mencukupi kebutuhan sosialisasi kita. Bahkan, kantor merupakan rumah kedua, sahabat kedua kita dan banyak waktu habis di habis di sana. (More …)

     
  • rizazmi 10:52 am on February 13, 2009 Permalink | Balas  

    Things that happened on the last 1 week 

    1. Gw beli vitamin di apotik
    Ceritanya habis pulang dari kantor, dan berhubung ada anggaran untuk penambah daya tahan tubuh serta gw rada-rada mau sakit maka gw iseng nyamperin apotik di simpang 5 atrium. Rencananya cuma mau beli vitamin C ‘doang’. Tapi, di sana gw disamperin sama mbak-mbak yang gw pikir petugas toko, nanya gw dengan ramahnya: “Lagi nyari apa mas?”. Dan dalam kondisi seperti ini gw paling risih dan ada beberapa pilihan sebenarnya buat gw:
    a) cuma liat-liat kok
    b) gak jadi beli
    c) ngejawab mau beli apa, kali aja bener-bener dibantuin
    opsi a) gw coret, b) juga, karena gw mau jujur mau beli vitamin gw jawab c). Akhirnya gw digiring dalam permainan sales itu (hehehehe bahasanya). Dengan lancar si embak mengelaborasikan produknya (dan belakangan gw mikir: o…. si embak ternyata sales to *tepuk jidat gubrak). Sebagaimana diketahui, setiap sales selalu memberitahukan produknya dengan hapalan dan lancar tanpa ekspresi. Cuman di sini gw lirik si embak lucu banget. Tiap dia bilang kuat, dia kepalkan tangannya terus dia kejangkan tangannya. Tiap dia bilang sakit, badannya bergidik kayak meriang. Dan semuanya dilakukan dengan tatapan datar dan intonasi hapalan macemnya mesin penjawab telepon. Oya, satu hal lagi, kenapa gw ngelirik, karena jujur saja, gw selalu menghindari menatap langsung cewe, entah itu dengan “mengasih” kuping gw saja (macemnya bapak ngedengerin anaknya ngoceh) atau menatap belakang cewe.
    Setelah beberapa menit gw rada bosen (plus lucu ngedengerin si embak mengelaborasikan produknya), akhirnya gw dengan sopannya menyetop: harganya berapa?
    “o, murah kok. cuma…. dan ini lo mas, tidak menyebabkan kecanduan…. (mulai diulang lagi penjelasan sebelumnya)”

    ***ngitung anggaran penambah daya tahan tubuh****

    ok.
    terbeli juga produk itu.
    baca-baca dirumah tentang khasiatnya.
    hm….. ternyata cuma memodernkan cara-cara tradisional (bahan-bahan alamu yang dikapsulkan). Hidup nenek moyangku.

    2. Naik bus metromini baru
    Bukan hoax bukan sihir. Ternyata bus metromini telah direnovasi. bentuknya baru, kursinya jadi empuk, lantai mobilnya diganti. Keneknya pake jaket. Tapi supirnya masih style batak lama: ngebut dan suka marah-marah. Mungkin bener sih kata suatu bijak: teknologi baru dengan sikap yang lama menimbulkan kehancuran. Kasian bus yang baru dengan sopir yang lama

    3. TPA
    Lulus. 612.27

    4. TOEFL
    Masih nunggu. Semoga diatas 550

    5. Nyari negara
    Masih bingung, belanda atau holland (*lho). Jadi, kandidat kuat masih mau ke Belanda. Tinggal nyari universitasnya.

     
c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
balas
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
esc
batal